What's Inside My (Make Up) Pouch?

| On
5:40:00 PM

Actually I'm not into make up, at all, bahkan saya sendiri jarang banget make up-an (kalau ga boleh dibilang gabisa belum telaten make up) hehe. Meskipun begitu, saya masih selalu membawa make up pouch di dalam tas saya kemana pun saya pergi. Ya, meskipun gabisa make up tapi tetep dong gamau keliatan kucel kalo lagi pergi. Minimal ga pucet atau muka ga minyakan deh, biar yang liat juga ga senep. Isinya nggak banyak kok, nothing so fancy for me. These are my must-have make up for daily:


Oh ya, sebelumnya kalau kalian bertanya-tanya kenapa kata make up saya kasih tanda kurung adalah karena sebenernya ga semua yang saya bawa di sini adalah alat make up, lebih ke barang-barang yang musti dibawa demi kelangsungan hidup saya, hehe. Oke, ini penjabaran tentang apa-apa aja yang ada di dalam make up pouch saya:

1. Oil Control Film
My must-have item! If I must go with only one beauty-related thing inside my bag, this product will be my choice. Kulit saya cenderung memproduksi banyak minyak beberapa jam setelah mandi atau cuci muka, that's why I need this magic paper/film to make my face shine-free. Ya, kan meskipun mau touch-up make up, terutama bedak, wajah harus bebas minyak dulu kan biar nggak failed dan lebih mudah mengaplikasikannya.

Ga ada alasan khusus kenapa memilih merk Clean & Clear. Suka aja sama warnanya yang biru hehe. Pernah coba merk yang lebih murah dan lebih mahal, tapi tiap mau beli yang ada pasti merk ini, merk lain suka nggak pasti ada di toko-toko tempat biasa saya belanja bulanan. Selain itu juga karena Clean & Clear belum pernah mengecewakan, selalu puas begitu menempelkan paper/film ke area hidung. Langsung bebas kilap.


(+) Keunggulan


  • Harga terjangkau, ga lebih dari 25rb dengan isi 60 lembar
  • Warnanya bagus, birunya keren
  • Kemasan nggak mudah rusak/koyak
  • Hemat -- tergantung pemakaian sih, kalau saya sih satu lembar cukup untuk seluruh muka.
  • Ampuh menyerap minyak-minyak di wajah, ada sensasi makin lembut di wajah
(-) Kelemahan
  • Kadang, kalau terburu-buru mengambil, yang keluar ga cuma selembar
  • Susah dimasukkan kembali kalau udah terlanjur keluar dari kemasan

2. Lip Balm
Yang sudah kenal Oriflame pastinya tahu dengan produk andalan dan legendari yang satu ini. Iya, Tender Care Protecting Balm. Produk pelembab satu ini sudah menjadi favorit banyak orang, termasuk saya karena manfaatnya banyak sekali. Mulai dari melembabkan bibir sampai merawat daerah kulit yang sensitif seperti daerah mata, juga beberapa daerah yang memerlukan perawatan ekstra seperti daerah lutut dan siku tangan yang menghitam karena kekeringan.

Saya memakai tender care ini sudah sejak SMA awal, dikenalkan oleh seorang teman yang "jualan" produk Oriflame. Sejak itu saya terus repurchase, selain penasaran dengan varian-varian lain yang ada juga karena selama ini sudah cocok. Pernah coba produk lain, tapi terlalu lengket dan membuat tidak nyaman di bibir. Poin plus lainnya adalah tender care ini bisa digunakan untuk menghapus make up di bibir.

(+) Keunggulan

  • Bentuknya mungil, praktis dibawa kemana-mana
  • Teksturnya lembut dan banyak varian: original (tanpa aroma), rose, cherry, vailla, chocolate (favorit saya!), coconut, dan caramel.
  • Bisa dipakai untuk menghapus lipstick matte
  • Nggak menimbulkan efek lengket di bibir
  • Halal! Karena terbuat dari beeswax dan minyak sayur 

(-) Kelemahan
  • Kurang higienis karena harus diambil menggunakan ujung jari, jadi pastikan jari-jari bersih dulu sebelum mengambil tender care dan diusahakan jangan sharing ke temen hehe
  • Ribet kalau harus pakai spatula, kalau saya sih pasti udah ketlingsut duluan spatulanya :p

3. Travel Powder Case + Loose Powder
Travel powder case unbranded ini berisi Wardah Everyday Luminous Face Powder yang nomor 01 - Light Beige. Dapet beli murah di Mirota Kampus, cuma 8ribuan. Meskipun murah tapi ga murahan kok. Puff-nya enak, empuk, lebih enak dari bawaan Wardah malahan. Puteran(?) tutupnya kenceng, ga gampang tumpah. Cuma, lubang-lubangnya kegedean jadi suka banyak banget yang keluar dan nempel di puff. Sayang warnanya waktu saya beli ga ada yang biru huhu tapi gapapadeh pink-nya bagus kok, bukan pink alay kayak yang biasa dijual di toko-toko aksesoris di mall hehe.

Nah, kenapa saya bawa loose powder instead of compact powder yang lebih praktis dibawa-bawa karena ga ngeri tumpah dan ga harus cari wadah baru? Alasannya adalah sampai saat ini saya belum menemukan compact powder yang cocok dengan kulit saya. Sejak puber, kulit wajah saya jadi rentan dan berpori besar di bagian tertentu, jadi sering banget komedoan dan muncul jerawat-jerawat kecil, semakin parah kalau "ditutup" dengan bedak padat.

Setelah cari tau dari beauty adviser dan beberapa review di blog emang bedak padat lebih rentan menimbulkan jerawat karena formulanya beda, jadi disarankan untuk memakai bedak tabur yang lebih ringan kandungan minyaknya. Dan benar saja, komedo di wajah saya ga sebanyak sebelum kenal bedak tabur. Hasilnya juga lebih halus dibandingkan dengan bedak padat dengan merk dan shade yang sama.


(+) Keunggulan Wardah Everyday Luminous Face Powder -- Light Beige

  • Halal!
  • Bedaknya agak wangi, tapi tidak menyengat
  • Friendly di kulit saya, ringan, dan tidak menimbulkan jerawat atau memperparah komedo
  • Murah, ada refillnya

(-) Kelemahan Wardah Everyday Luminous Face Powder -- Light Beige

  • Staying power 3-4 jam, rata-rata loose powder daya tahannya lebih singkat dibanding compact powder

4. Cermin
Nah, karena kemasan loose powder pada umumnya tidak menyertakan cermin, jadi saya harus usaha sendiri biar tetep bisa ngaca kalau mau touch up. Cermin ini saya beli di toko aksesoris terkenal yang biasa buka di mall. Harganya sekitar 15ribu. Saya pilih cermin ini selain karena warnanya yang biru juga karena desain penutupnya yang simple. Kebanyakan yang dijual di toko itu bergambar yang girly banget, saya nggak suka. Saya beruntung karena saat itu cuma tinggal ini satu-satunya cermin dengan desain tutup yang minimalis (tanpa gambar).


Saya pernah naksir cermin lipat yang dijual oleh Gramedia. Suuuuuuper lucu. Tapi harganya juga bikin ketawa, 65ribu hanya untuk cermin lipat. Nggak, saya nggak sanggup. Bedak saya aja ga sampai segitu kok. Mehhhh...tapi kalo mau ada yang ngasih gratis saya ga nolak kok, ada kemarin yang warna biru dengan aksen pink. Lucu banget, kayak tampilan blog ini. #kodekeras

5. Baby Powder
Alasan utama saya bawa baby powder ini sebenernya nggak penting karena sebenernya saya udah bawa loose powder. Tapi dengan saya bawa ini seringnya saya malah mengntungkan teman-teman saya yang butuh, untuk mengurangi kelepekan rambut, misalnya. Kalau buat saya sendiri sih ini buat alternatif kalau lagi malas bedakan atau masih mau pergi tapi udah kelanjur sore, biasanya sekalian buat wewangian nutupin bau matahari. Aplikasinya juga gampang, gaperlu cermin, tinggal tuang ke tangan langsung diusap ke wajah, beres.

Kalau lagi suuuper hectic juga bedak bayi ini membantu mengembalikan mood. Wanginya kalem banget. Bikin senyum-senyum kayak mau nyium bayi :3 Nanti coba deh saya buatkan satu post sendiri membahas gunanya baby powder secara lebih rinci.


6. Lip creme
Dulu saya nggak suka pakai pewarna bibir, apalagi yang efeknya glossy. Trauma, pernah diejekin abis-abisan, dikira abis makan gorengan kalau pakai pewarna bibir sama cowok-cowok rese. Jahat banget memang. Ejekan ini udah lumrah sih sebenernya, tapi sayanya aja yang lebay trus jadi nggak pede kalau mau pake pewarna bibir, dulu kan juga belum begitu banyak merk yang mengeluarkan produk matte.

Sejak menginjak kuliah semester empat, sekitar dua tahun yang lalu, terutama 2013 akhir saya jadi mulai sadar akan kebutuhan untuk tampil cantik: tidak pucat. Saya punya seabrek lipstik warna-warna gonjreng, dari pink sampai merah bold. Lipstik matte pertama saya adalah NYX SMLC shade Antwerp. Iya, saya punya lho lip creme yang super hits dan selalu sold-out itu.

Namun, semenjak kepulangan saya dari KKN di Sabang, NAD satu tahun lalu yang membuat kulit saya sangat menggelap, saya jadi nggak pede untuk memakai pewarna bibir yang berwarna lagi. Itu lho, jadi kayak banci yang suka nongkrong di deket SMA saya dulu. Ga masuk banget di kulit saya. Saya jadi lebih suka pakai lipstik warna-warna netral, cenderung nude. Tersisalah dua lipcreme yang selalu saya pakai: L.A. Girls Matte Pigment Gloss shade Fleur & Colourpop Ultra Matte Liquid Lipstik shade Instigator.

L.A. Girls Matte Pigment Gloss shade Fleur
Saya beli satu tahun lalu, pas habis pulang KKN banget. Demi terlihat tidak pucat kalau bibir tidak diwarna tapi juga tidak mau terlihat seperti banci, belilah saya lipcreme ini setelah nyobain punya temen. Kalau kata orang-orang lipcreme ini bikin kering dan lengket, ajaibnya di saya enggak loh. Pernah sih ngerasa lengket karena sebelumnya saya pakai lip balm, tapi kalo nggak pake malah enak, ga bikin bibir kering juga sih di saya.

(+) Keunggulan
  • Super long lasting. I was able to wear the colour for 8 hours without re-applying, padahal saya sempat makan dan minum.
  • Pigmentasinya oke banget. Sekali swatch udah langsung mengcover warna asli bibir
  • Nggak begitu mahal kalau dibandingkan dengan merk lain yang rata-rata di atas 90ribu

(-) Kelemahan
  • belum pasti halal, masih di area abu-abu menurut cruelty-free brand list. :(
  • Super long lasting. Meskipun hal ini merupakan keunggulan, tapi lipcreme ini susah sekali dihapus. I recommend using an oil based product like vaselin or eye & lips make up remover and let it sit for a few minutes. Saya lebih suka pakai vaselin sih daripada eye & lips make up remover karena justru membuat bibir saya kering :(

Colourpop Ultra Matte Liquid Lipstik shade Instigator
Colourpop is one of the most hyped liquid lipstick brands in the market. Colourpop menawarkan kualitas yang bagus dengan harga terjangkau. I love peachy nude lipstick, hence, I got Instigator. Sebelumnya saya sudah punya shade Bumble dan cukup puas dengan merk ini, cuma mau cari warna yang agak netral. Ya, meskipun lebih terang dibanding ekspektasi saya, tapi nggak membuat wajah saya kusam kayak banci wkwkwk


(+) Keunggulan
  • Halal! Yuhuuuu~~~
  • Extremely pigmented, sekali usap beres sudah.
  • Good longevity. It stays on for around 8-10 hours without the need to re-apply. However, it starts to fade from the center of the lips if you tend to eat oily meals.
  • Harga masih terjangkau, meski lebih mahal dibanding L.A. Girls


(-) Kelemahan
  • Terlalu cepat kering, jadi kalau ada kesalahan saat apply, beresinnya PR banget
  • Once the liquid lipstick dries, it has a powdery feel to it dan membuat saya sedikit tidak nyaman.
  • Masih transfer meskipun sedikit

7Baby Cologne
Ga cuma baby powder, nyatanya juga sampai saat ini saya masih pakai baby cologne sebagai wewangian badan. Saya bukan fans produk pengharum semacam parfum gitu sih, makanya saya masih bertahan pakai baby cologne, sejak SMP. Biar lebih mudah memakainya, saya pindahkan cologne ke botol spray, jadi kalau mau pakai tinggal semprot-semprot. Saya pakai Johnson's warna pink. Baunya bayi banget.

8. Minyak Telon
Iya, saya beneran bawa minyak telon kemana-mana. Saya adalah tipe orang yang gampang masuk angin dan gampang kedinginan, jadi wajib banget ada minyak-minyak begini di tas. Apalagi waktu jaman sering naik gunung, saya sampai bawa tiga di perlengkapan pribadi dan satu nebeng di kotak P3K tim. Tiga ini saya pisah per-tas karena saya kalau pendakian suka bawa 2-3 tas (carrier -- 60-80L, backpack kecil -- 20L, dan tas slempang kecil), kalau operasional biasa ya 1 tas (carrier -- 60-80L) aja cukup.

Selain itu, saya juga rentan terhadap gigitan nyamuk. Entahlah, dari sekian banyak orang yang ada, selalu saya yang jadi sasaran utama si nyamuk. Bahkan ketika lagi nongkrong cantik di cafe ala-ala gitu. Ya emang sih milih di lokasi yang outdoor, tapi kan tetep aja ya cafe masa digigit nyamuk. Hiks. Pernah saya iseng survey golongan darah, biasanya cuma saya sendiri yang golongan darah A, jadi bikin kesimpulan sendiri nyamuk paling suka darah dari golongan A huft (jangan percaya!).

Makanya, selain untuk penghangat badan, minyak telon ini sekaligus jadi anti nyamuk. Dulu sebelum nemu Konicare Minyak Telon Plus, di pouch saya juga ada obat nyamuk sasetan, hehe. Kebayang kan gimana ribetnya harus nyobek kemasan obat nyamuk sasetan dan bungkus lagi kalau sisa banyak setelah dipake. Kalau langsung dibuang kan sayang u,u


Yes, kira-kira itu isi dari make-up pouch saya yang nggak heboh, seadanya dan mungkin beda dari orang-orang pada umumnya hahaha. At least cukup untuk bikin wajah kelihatan segar dan proper, serta ga ribet kalau ada "kebutuhan" mendadak. Kalau isi make-up puch kamu apa aja? Jangan-jangan ada yang bawa minyak telon juga kayak saya hehe. Share di sini yuuuk :D

35 comments on "What's Inside My (Make Up) Pouch?"
  1. PERTAMAX! (eh apasih)

    mbak, aku juga dulu sering digigitin nyamuk, terus aku dinasehatin kudu sering makan bayam dan sayur-sayur lainnya karena itu berarti darahku manis. Alhamdulillah sih sekarang nyamuk mulai pada bye-byeee~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh, gimana Mba? wkwkwk

      Padahal kalo sarapan di ramesan aku selalu ambil sayur bayem lho Mba Agi, seminggu dua kali doang sih palingan hehe tapi kalo pas weekend pulang ke rumah juga pasti dimasakin sayur bayem, tetep aja dirubung nyamuk hahaha kelewat manis kayaknya :p

      Delete
  2. Ane boleh pake nggak mbak ?? wkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Mas, mau pake yang mana? Lipstik yang udah nggak saya pake, yang bikin kayak banci, mau? hahaha

      Delete
  3. Pouchnya cantik dan isinya lengkap ya. Kalau cermin jadi inget masa sekolah, selalu bawa kemanapun hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah kado ini Mba hehe isinya lengkap sesuai kebutuhan saya aja. Cermin emang wajib banget kalo buat anak sekolahan ya Mba, masa-masa paling centil hehehe

      Delete
  4. Aku juga kemana-mana jadi suka bawa minyak telon dan baby powder. Buat iioo tapi :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hueee aku sama kayak bayi brarti nih, pantes sering diejekin anak bayi ><

      Delete
  5. yaampun , aku baru sadar ini enooppp XD.

    dipouchku plg ada ada lipstick mate, klo lg rajin plus sunscreen ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Kachan, makasih udah mampir blog aku :3
      Aku malah paling males bawa Mba, belum nemu yang sreg sih lebih tepatnya :p

      Delete
  6. beneerr.. tender care itu jagoan banget dah.
    buat jerawat dan luka juga mumpuni.

    salam kenal nov

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mba :)
      Beneran bisa buat jerawat kah? Saya malah belum pernah nyobain ke jerawat, udah gemes mencet-mencetin duluan haha

      Delete
  7. Kalau saya yang wajib dibawa itu PARFUME..hehee

    ReplyDelete
  8. Yuhuu.. saya juga pengguna tender care, juaraa..
    Tapi penasaran sama LA girls Matte juga, soalnya saya orangnya suka malas re-apply gitu, mau bedak, lipstik, kucel-kucel deh.LOL

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss sesama penggemar tender care! :D
      Kalo mau cari L.A Girls skrg perlu hati-hati Mba Irly, banyak banget produk palsunya :(

      Delete
  9. salam kenaaal ya...cakep make-up pouchnya :), dan isinya lumayan banyak. Cheers from NYC :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mba, makasih udah mau mampir di blog aku :D

      Delete
  10. Sama banget
    Aku juga suka simpen bedak bayi, wanginya bikin nyaman
    Cuma aku lebih suka cusson

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener Mba, bau bayi emang enak bangeeet hihihi :3

      Delete
  11. Salam kenal :D Lagi jalan-jalan dan ketemu blog ini di twitternya BloggerPerempuan :) Blognya bagus dan cerah sekaliii... well designed and managed hihi <3

    Btw aku suka banget minyak telon yang ungu anti nyamuk, baru tau gara-gara minta punya anakku x)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba, makasih udah mampir ehehe alhamdulilah ada yang suka dg tampilan blogku :D

      Iya, enak banget kan ya Mba minyak telonnya, sekalian anti nyamuk :D

      Delete
  12. keren euy, masih muda udah pandai bikin tulisan sebagus ini. jadi ngiri hehe

    salam kenal yah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga Mas Ultraman! Hahaha masa sih Ultraman iri sama manusia biasa :p

      Delete
  13. Imut pouchnya :D
    Kalo aku sih bukan minyak telon, tapi minyak angin rol sama koyo yang dibawa kemana-mana. Yaelah keliatan banget udah tua :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Minyak angin roll ga gampang tumpah, Mba? Aku trauma bawa wkwkwk :p

      Delete
  14. Yaaaaah aku pikir bedak baby powder buat dibedakin ke muka mbak .Karena jujur aku yang udah segede ini masih pake bedak baby powder dulu make sih mbaaaaak yang lip balm dari oriflame tapi sekarang gak lagi.Bedak wardah bisa di coba nih mbaaaaak karena komedo juga lagi banyak-banyaknya makasih mbaaak udh repost ttg make up

    ReplyDelete
  15. yaaaah ak pikir bedak baby powdernya buat di pake bedak mbak .karena jujur aku yang udh segede ini(cielah) masih pake bedak baby powder mbaaak.Dulu juga sering make lim balm darioriflam mbak waktu masih jaman semester satu btw bedak wardahnya bisa di coba mbak komedo aku lagi banyak-banyak nya nih makasih mbak udh repost ttg make up

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dipake juga koook ehehe makenya kalau udah agak sorean atau lagi males buka-buka kaca ehehehe semoga bermanfaat yah tulisanku :D

      Delete
  16. waduh saya gak boleh make ginian (✖╭╮✖),,
    buat pacar suka ni kyknya dikasi ginian, tapi aku ndak punya... oh, lupakan.(┌_┐)

    ReplyDelete
  17. Oil control film sih wajib banget apalagi mukaku oily parah:(

    Btw salam kenal yaaaa, aku follow block kamu, follow back yaa makasihhh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo, salam kenal jugaaa, followed back yaaah :D

      Delete
  18. kalau saya cocoknya pake yang mana yaa, hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pake yang mana aja cocok Mang kalo mau hahaha

      Delete

Comments are loved. I read every single of them. Make sure you use active profile when leave comment so I can visit your blog too. By the way, don't hesitate to follow my blog because I'm following back! Have a pleasant visit and don't forget to come back! ❤

Custom Post Signature

Custom Post  Signature