Tulus - Monokrom

| On
2:08:00 AM
Jadi, malam ini adalah malam dimana saya seharusnya menyelesaikan revisian bab 4 skripsi agar dapat segera mengejar jadwal sidang bulan ini. Iya, seharusnya. Kenyataannya? Hehehe sudah bisa dipastikan saya melakukan hal lain, tentu saja. Hormon bulanan ini sungguh membuatku kewalahan untuk mengatur ritme dan mood menulis sesuatu yang berbau serius, belum lagi banyak ini-itu yang membuat mood jadi naik turun drastis. 

Lalu apa yang saya lakukan malam ini? Yak udah bisa dilihat dari gambar yang terpampang di atas, saya berkali-kali mendengarkan lagu-lagu di album Tulus yang terbaru, berjudul Monokrom. Berawal dari kebosanan dengan playlist yang sudah ada di pemutar musik yang ada di laptop, saya iseng cari-cari penghiburan di youtube, dan menemukan playlist album terbaru tulus, ini linknya >> Tulus - Monokrom <<

Saya adalah tipe orang yang kalu sedang suka dengan lagu, maka lagu itu akan saya dengarkan terus-menerus sampai bosan. Album ini pasti saya putar terus-terusan, pasti! Akhir-akhir ini jujur saya jarang banget update lagu-lagu baru, playlist siap-putar yang sering saya dengarkan adalah lagu-lagu lawas semacam Kahitna, Chrisye, Iwan Fals, Tangga, Element...yaa semacam itu. Kadang teman-teman saya sering ngejek karena saya sering nyanyi-nyanyi sendiri lagu-lagu lawas itu hahaha. Tumben banget malam ini tertarik untuk mendengarkan lagu baru :p

Di dalam album ini ada 10 judul lagu dan semuanya ciamik, semuanya asyik. Musiknya, liriknya, after-effect-nya (baca: bikin baper) semuanya epic. Sangat direkomendasikan untuk mendengarkan via earphone/headset stereo, lebih kerasa mabuknya hahahaha. 

Here's some review about the song from me :")



1. Manusia Kuat
Kau bisa patahkan kakiku, patah tanganku rebut senyumku
Kau bisa hitamkan putihku, tapi tidak mimpi-mimpiku

Lagu ini asyik sekali, bawaannya bikin semangat. Atmosfir yang ditimbulkan dari lagu ini mirip-mirip seperti lagu Rise milik Katty Perry. Never Give Up! Kalo boleh berpendapat sih ini sepertinya cocok jadi soundtrack acara-acara pekan olahraga atau kompetisi gitu hahaha. Atau bisa jadi soundtrack of your thesis-hasn't-been-done life hahaha iya jadi keinget skripsi saya yang malah saya abaikan. Duh :"""

2. Pamit
Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu

Lagu ini pasti sudah banyak yang tahu dan sudah banyak pula yang nge-cover atau bahkan bikin parodinya. Lagunya keren sih, megah dan dramatis dengan musik ballad-orkestra dan liriknya galau maksimal, yang kadang kalau lagi adu argumen sama Mas Pacar, jadi relatable hahaha. Untungnya sih nggak pamit beneran, paling hanya salah satu dari kami pamit untuk tidur lebih dulu. Tapi tetep, galaunya kerasa.

3. Ruang Sendiri
Aku butuh tahu seberapa kubutuhkanmu
Percayalah rindu itu baik untuk kita

Lagu ini sungguh keren. Selain karena lagu ini membuat saya berpikir bahwa bisa-bisanya Tulus membuat lagu dengan tema ini, sialan, tapi juga ada alunan harmonikanya. Keren! Sebagai seorang yang sedang menjalani hubungan jarak jauh, lagu ini dengan indahnya mengungkapkan alasan kejahatan sang rindu. Alasan yang masuk akal, benar bahwa kita membutuhkan ruang sendiri untuk kita. Seperti kata Tulus, jarak menciptakan ruang, ruang menciptakan rindu, dan rindu baik untuk suatu hubungan. Iya mas, jarak ini, rindu ini, baik untuk kita :") #baper

4. Tukar Jiwa
Coba satu hari saja kau jadi diriku
Kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu

Lagu ini mungkin cocok buat pasangan-pasangan baru-jadian atau pasangan yang suka mempertanyakan alasan mereka dicintai. Dengan alunan musik jazz di lagu ini, Tulus seolah menyampaikan rasa geregetan ke pasangannya yang mungkin bawel karena memiliki pikiran bahwa Tulus nggak sayang dia. Hehe saya jadi keinget jaman-jaman awal jadian dulu, saya sering nangis irasional karena berfikir bahwa Mas Pacar nggak sesayang itu. Lucu ya :p

5. Tergila-gila
Kau pintar buat aku rindu
Kau buatku tergila-gila

Alamak! Lagu ini sukses bikin saya senyum-senyum malu, alunan musiknya bikin mesem-mesem gemes hehehe. Gemes soalnya saya jadi teringat akan masa-masa pe-de-ka-te dulu. Lagu ini mengesankan kenakalan Tulus ya, seolah Tulus penasaran dengan gebetannya yang hari-ini mesra-besok-lusa-dingin, yang terlihat mau-tapi-malu. Caper! Kalau yang sedang relate mungkin bagian lirik yang ini: "Tahu hati ini luluh lihat wajahmu yang sendu, Itu yang paling kau andalkan". Drama abis!

6. Cahaya
Semampuku kau akrab dengan senyum dan tawa
Semampuku tak lagi perlu kau takut cinta

AAAAKKK!!! INI FAVORIT BANGET! Dari seluruh lagu yang ada di album ini, ini lagu pertama yang membuat saya eargasm saat pertama kali mendengarkannya. Saya langsung jatuh cinta dengan lagu ini, parah banget bagusnya. Agak terkesan gombal sih, tapi gombal yang elegan, yang sabar, penyayang, pintar, dan kuat. Kuat meyakinkan perempuannya yang rapuh. Bukan penggombal dengan rayuan pasaran yang iewh gitu. Mirip-miriplah sama gombalannya Mas Pacar yang irit (kalau gamau disebut gapernah gombal) namun efektif, langsung eksekusi gapake banyak cangcingcong, yang membuat saya percaya hihihi

7. Langit Abu-abu

Entah apa maksudmu yang kutahu, sayangimu aku telah keliru
Ayo tulis di buku harianmu, kelak jelaskan bila engkau punya waktu

Waks. Ini lagu paling kurang ajar yang ada di album ini. Bagaimana tidak? Alunan pianonya yang polos tanpa ada iringan instrumen musik lain (sok tahu), juga liriknya yang sederhana tapi menyesakkan. Lagu ini berhasil menelanjangi perasaan manusia-manusia yang pernah dijadikan pelarian, atau jika dalam kasus saya, Tulus berhasil membuat saya teringat akan kejahatan saya di masa lalu. Saya adalah perempuan jahat yang membuat seorang laki-laki berharap pada saya, padahal saya hanya menganggapnya sebagai teman curhat. Jahat sekali :( Tapi saya sudah merasakan karma atas kejahatan saya itu kok, si laki-laki juga sudah move on lebih cepat dari yang saya duga. Jadi, alhamdulilah setelah hujan yang deras, langit tak lagi abu-abu :D

8. Mahakarya
Jangan bergantung pada peruntungan
Senang dan tidak senang hidupmu
Tergantung kerja kerasmu

Mahakarya menjadi unik dengan alunan ukulele yang memberi kesan asyik dan santai. Lagu ini mengajarkan kita untuk melakukan entah itu hobi, pekerjaan, atau aktivitas apapun dengan hati. Juga menganjurkan untuk tidak menjadi orang yang leha-leha mengandalkan keberuntungan. Yap, karena saya tidak percaya pada keberuntungan, tapi saya percaya pada kerja keras dan kekuatan doa, seperti pada tulisan saya di sini. Jujur saya tertampar hehe mungkin saya belum sepenuh hati menyelesaikan skripsi ini, jadi pantas saja saya masih sering menomordua atau menomor-sekiankan tulisan ilmiah itu. My bad :(

9. Lekas
Waktu enggan menunggumu, dunia terlalu ramai untuk manjakanmu
Lenyaplah semua sedihmu, kau layak untuk terus tersenyum

Mendengar lagu ini, saya seolah disuruh untuk tersenyum optimis. Menjawab perasaan sedih yang timbul akan lagu sebelumnya. Lagu ini memberi saya semangat untuk bisa optimis, optimis untuk berusaha. Karena sang waktu akan terus berjalan dan tak akan menunggu saya yang bermanja-manja. Saya harus melenyapkan kesedihan ini dan tersenyum agar bisa melanjutkan hidup si skripsi hingga tuntas. Doakan saya!

10. Monokrom
Di mana pun kalian berada, kukirimkan terima kasih
Untuk warna dalam hidupku dan banyak kenangan indah

Lagu ini sukses membuat saya terharu. Monokrom merupakan sebuah ungkapan terimakasih terindah yang pernah saya dengar. Demi mendengarnya, hati menjadi tenang, damai, dan tersenyum teringat oleh orang-orang tersayang: orangtua, sahabat, dan kekasih. Lagu ini juga menyuarakan aroma nostalgia bersama teman kecil dan masa-masa indah bersama dengan kawan lama. Orang-orang yang sudah berjasa memberi warna dalam hidup saya, hingga hidup saya tak hanya ada hitam dan putih, tapi ada banyak warna.

Anyway, Selamat Ulang Tahun, Tulus! Meski sudah lewat tiga hari tapi tak apalah ya. Terimakasih telah menciptakan dan menyanyikan lagu keren dan baper-able. You're doing great, keep up the good work!

Selamat teracuni dengan review baper ini,
2 comments on "Tulus - Monokrom"
  1. halo salam kenal mbak
    lagu2 tulus memang bagus dan ngena bgt
    kayakny dia nyanyi tulus gtu seperti namanya hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga Mba, makasih udah mampir :)
      Iya banget, lagunya emang selalu ngenaaaa, pengen beli albumnya belum kesampean karena gapunya playernya jd ya streaming youtube aja nih masihan :P

      Delete

Comments are loved. I read every single of them. Make sure you use active profile when leave comment so I can visit your blog too. By the way, don't hesitate to follow my blog because I'm following back! Have a pleasant visit and don't forget to come back! ❤

Custom Post Signature

Custom Post  Signature